yoKeepo: Media alternatif untuk yg muda dan kepoyoKeepo



Home / Lagak / Gaul / Wow! Figures GI Joe Sigma 6 ternyata karya komikus muda Indonesia

Wow! Figures GI Joe Sigma 6 ternyata karya komikus muda Indonesia

±Jumat, 05 Desember 2014
Wow! Figures GI Joe Sigma 6 ternyata karya komikus muda Indonesia - GI Joe Sigma 6 action figures ternyata juga hasil sentuhan karya komikus muda Indonesia Chris Lie. Keren kan?

GI Joe Sigma 6 action figures ternyata juga hasil sentuhan karya komikus muda Indonesia Chris Lie. Keren kan? (Foto: toyshere.info)

Karya komikus muda Indonesia udah banyak yang diakui dunia. Karakter-karakter toys dan figures dalam Transformers pun buah prestasi internasional komikus Indonesia. 22-23 November 2014, komikus muda Indonesia dengan prestasi global tampil di HelloFest Anima Expo 2014, Tennis Indoor Senayan, Jakarta. Ngapain aja mereka?

Adalah Chris Lie, Andik Prayogo, Is Yuniarto, Ockto Baringbing, Sheila Rooswitha, C Suryo Laksono dan Ino Septian, komikus muda Indonesia  yang udah meng-global. Mereka tampil di ajang itu untuk memuaskan para penggemar komik. Di sana bisa melihat dan ber-selfie bersama cosplayer Reon dan Reyna.

Tujuan HelloFest Anima Expo ke-10 ini adalah membumikan dunia komik kepada publik. Membangkitkan prestasi internasional komikus Indonesia agar mampu bersaing atas gempuran komik mancanegara. Disini para komikus muda Indonesia hadir saling sharing pengalaman sukses dan keren mereka. Sehingga, karya komikus muda akan semakin diperhitungkan di kancah internasional.

Komikus lokal rasa global seperti Chris Lie, adalah sosok muda yang berkarir di belakang layar untuk pembuatan beberapa karakter animasi. Produk toys dan figures GI Joe, Spiderman dan Transformers adalah karya komikus muda yang lulusan Arsitektur Institut Teknologi Bandung (ITB) ini.

Satu lagi prestasi internasional komikus Indonesia, Chris Lie yaitu terlibat pembuatan ilustrasi franchise Lord of the Rings dan Star Wars. Keren kan? Bentar… masih ada lagi prestasi lain. Pemuda ber-zodiak Virgo ini pernah terlibat pembuatan komik berjudul Return to Labyrinth. Komik itu pernah dapetin New York Timer Best Seller. Dan kabarnya, komik itu habis terjual dalam dua hari pada Comic-Con 2006, ajang komik paling besar di San Diego.

Komikus muda bernama panjang Christiawan Lie ini pada awalnya belajar menggambar komik secara otodidak. Sampai akhirnya dapat kesempatan beasiswa S2 dari Fullbright tahun 2003, ambil Sequential Art di Savannah College of Arts and Design,. Disitulah dia benar-benar belajar komik secara formal. Ketekunan dan jiwa seni tinggi mengantar nya pada kesuksesan demi kesuksesan.
[ Via: beritasatu, tempo ]