yoKeepo: Media alternatif untuk yg muda dan kepoyoKeepo



Home / Kini / Berita / Moeldoko: 5 tahun ke depan kekuatan militer Indonesia tembus 10 besar dunia

Moeldoko: 5 tahun ke depan kekuatan militer Indonesia tembus 10 besar dunia

±Selasa, 02 Desember 2014
Moeldoko: 5 tahun ke depan kekuatan militer Indonesia tembus 10 besar dunia - KRI Lambung Mangkurat 874, kapal perang jenis korvet, salah satu armada tempur andalan TNI AL. Kapal perusak berukuran kecil namun gesit.

KRI Lambung Mangkurat 874, kapal perang jenis korvet, salah satu armada tempur andalan TNI AL. Kapal perusak berukuran kecil namun gesit. (Foto: militaryanalysisonline)

Jenderal Moeldoko memproyeksikan tahun 2019 kekuatan Tentara Nasional Indonesia di level dunia akan masuk 10 besar. Menurut beliau, kekuatan militer Indonesia penting ke depan. Perubahan besar yang terjadi seperti geo politik, geo ekonomi dan geo strategi merupakan ujian bagi kekuatan TNI. Perubahan-perubahan itu akan semakin susah dimengerti.

Hal ini disampaikan Panglima TNI Jenderal Moeldoko kepada 72 anggota DPRD provinsi masa jabatan 2014-2019 di Lemhanas, Senin, 1 Desember 2014. Dalam pembekalan yang bertajuk “Peran TNI Dalam Menjaga Kedaulatan dan Keutuhan NKRI”, Panglima TNI kelahiran Kediri ini menjelaskan kondisi terkini kekuatan Tentara Nasional Indonesia. Untuk kawasan Asia Pasifik beliau mengatakan kekuatan militer Indonesia masih di urutan 9.

Acara pemantapan wawasan kebangsaan kepada para anggota dewan juga dijelaskan posisi kekuatan TNI di kancah dunia yang ada di rangking 19. Jenderal Moeldoko yang alumnus Akabri tahun 1981 ini pengin Indonesia bisa masuk 10 besar dunia di tahun 2019. Enggak cuman pengin tapi harus. Karena tantangan keamanan nasional akan makin besar dan makin sulit dipahami. Tetap waspada, kekuatan militer Indonesia enggak boleh lengah.

Kalau dulu, militerlah yang selalu menginisiasi perang. Tapi sekarang lain lagi. Gonjang ganjing keamanan dunia telah bergeser ke masyarakat sipil. Islamic State of Iraq and Syria (ISIS) salah satu contohnya. Sebenarnya mereka bukan militer tapi masyarakat sipil. Tanpa pengetahuan tentang militer tapi ngelakuin aksi bersenjata layaknya organisasi militer. Ini lebih berbahaya.

Isu nge-tren yang muncul sepuluh hingga 20 tahun ke depan bisa tentang kelangkaan energi, peningkatan SDM, inovasi ekonomi dan harapan hidup manusia yang makin naik. Belum lagi antisipasi seperti ancaman kemanan, IPTEK yang makin menggila, perubahan iklim, dan kebangkitan Tiongkok.

Eh, jadi ingat pesan Bung Karno saat pidato HUT Proklamasi 1966. Waktu itu Presiden Indonesia pertama itu dengan lantang berpesan, "Janganlah melihat ke masa depan dengan mata buta! Masa yang lampau adalah berguna sekali untuk menjadi kaca bengala dari pada masa yang akan datang.” Jangan lengah kawan, tetap waspada!


[ Via: beritasatu ]


Keepo collections:
Berita