yoKeepo: Media alternatif untuk yg muda dan kepoyoKeepo



Home / Kini / Peduli / Bukti anti diskriminasi, karyawan wanita Microsoft mencapai 29 persen

Bukti anti diskriminasi, karyawan wanita Microsoft mencapai 29 persen

±Sabtu, 04 Oktober 2014
Bukti anti diskriminasi, karyawan wanita Microsoft mencapai 29 persen - Jumlah persentase pekerja wanita di perusahaan teknologi Amerika Serikat jadi laporan menarik dipublikasikan.

Jumlah persentase pekerja wanita di perusahaan teknologi Amerika Serikat jadi laporan menarik dipublikasikan. (Foto: seattletimes.com)

Microsoft adalah perusahaan teknologi terakhir merilis ke publik perihal keberagaman karyawan nya. Peningkatan persentase karyawan wanita Microsoft naik dibanding tahun lalu. Namun jumlah pekerja teknologi wanita masih rendah. Perusahaan itu mengatakan angkatan kerja perempuan global tumbuh mencapai 29 persen, naik dari 24 persen tahun lalu.

Knowing more..

Aplikasi penerjemah Skype bikin chatting tambah pede
Beneran nih Windows 9 rilis akhir September?

Microsoft juga mengatakan bahwa jumlah perempuan atau minoritas tumbuh 24-27 persen di antara eksekutif senior, dan 33-40 persen pada dewan direksi. Mungkin mereka mau ngomong kalau mereka juga sudah mendukung anti diskriminasi gender.

Publikasi keberagaman karyawan di Microsoft ini sudah didahului pesaingnya seperti  Apple dan Google. Kedua perusahaan tersebut melaporkan peningkatan persentase karyawan wanita mendekati 30 persen angka global. Namun kalau jujur sih, jumlah pekerja teknologi wanita masih jauh lebih rendah dibandingin pekerja non-teknologi, sekitar17 persenan lah.

Wakil presiden eksekutif Microsoft SDM Lisa Brummel mengatakan dalam sebuah memo internal diposting oleh ZDNet, "Ketika Anda melihat data, Anda akan melihat bahwa posisi kita berada pada posisi yang sama seperti perusahaan lain pada industri yang sama." Masih lanjut dia, dalam 20 tahun lebih,  Microsoft berkomitmen terhadap pengelolaan keberagaman secara efektif. Sebenarnya tujuan mereka bukan keberagaman melulu, tapi proses menuju ke tujuan itu telah membuktikan self-assessment dan recommitment yang konsisten.

Seiring dengan pelaporan gender, Microsoft mengatakan tenaga kerja mereka di Amerika Serikat terdiri etnis Kaukasia sekitar 60 persen, Asia tidak lebih 30 persen. Sebagai perbandingan, Apple mempekerjakan 98 ribu dan Google memiliki lebih 50 ribu di seluruh dunia.

Laporan Microsoft tadi mengikuti perusahaan lain macam Apple, Google, Yahoo, Facebook, Twitter, dan banyak lainnya. Perusahaan-perusahaan tadi tertarik merilis informasi ke publik tentang tenaga kerja sejak 2006. Harapan kedepan atas laporan ini untuk mendorong keberagaman lebih besar di perusahaan-perusahaan teknologi.

Kenapa? Ya, sebagian besar pekerja mereka terdiri karyawan kulit putih dan laki-laki. Microsoft mempekerjakan hampir 130 ribu orang di seluruh dunia, sebagian besar mereka berada di Amerika Serikat
[ Via: theverge ]