yoKeepo: Media alternatif untuk yg muda dan kepoyoKeepo



Home / Lagak / Cantik / Bakteri Salmonella Typhi: penyebab demam Tifoid bikin nyeri sendi dan perut

Bakteri Salmonella Typhi: penyebab demam Tifoid bikin nyeri sendi dan perut

±Sabtu, 27 September 2014
Bakteri Salmonella Typhi: penyebab demam Tifoid bikin nyeri sendi dan perut - Mencuci tangan sebelum makan, satu tips sederhana mencegah terkena bakteri Salmonella Typhi penyebab demam Tifoid.

Mencuci tangan sebelum makan, satu tips sederhana mencegah terkena bakteri Salmonella Typhi penyebab demam Tifoid. (Foto: redorbit.com)

Demam, sakit kepala, nyeri sendi, perut, tenggorokan bisa jadi merupakan gejala Demam Tifoid. Penyakit apa sih itu? Bakteri Salmonella Typhi adalah penyebab demam tifoid yang biasanya terkandung dalam makanan yang tercemar. Bagaimana gejala demam Tifoid?

Knowing more..

Tips wajah cantik cegah jerawat, tangan diborgol
Tau manfaat mandi? Tidur pulas, stres ilang!

Gejala demam tifoid dimulai 8 sampai 14 hari setelah terinfeksi. Bakteri Salmonella Typhi mengakibatkan demam, sakit kepala, nyeri sendi, nyeri tenggorokan, sulit buang air besar kehilangan nafsu makan, pembengkakan dan nyeri perut.

Bila tidak segera diberikan pengobatan, dalam 2 sampai 3 hari suhu akan naik antara 39,4 sampai 40 derajat C selama 10 sampai 14 hari, mulai turun pada akhir minggu ke tiga dan kembali normal pada minggu ke empat. Gejala demam tifoid  biasanya diikuti denyut jantung yang melambat dan rasa sangat kelelahan.

Bakteri Salmonella Typhi penyebab demam Tifoid dikeluarkan dalam air kencing & kotoran orang yang terinfeksi. Seorang terinfeksi tidak mencuci tangan  bersih setelah buang air kecil atau besar menyebarkan bakteri ke sumber air atau makanan. Lalat menyebarkan bakteri dari kotoran langsung ke makanan. Bakteri itu masuk melalui saluran pencernaan ke aliran darah, diikuti radang usus

Bagian tubuh manakah  mudah terinfeksi? Paling ganas, bakteri ini menyerang saluran pencernaan terutama usus halus, selanjutnya akan disebarkan ke aliran darah, dan akan masuk ke aliran empedu dan kantung empedu. Dan ternyata ada juga komplikasi dari serangan bakteri berbahaya itu. Yang terbanyak pendarahan usus. Lalu perlubangan usus, makanya perut jadi terasa amat nyeri. Komplikasi selanjutnya (walau jarang terjadi) adalah infeksi paru, empedu hati, darah, katup jantung selaput otak dan masih banyak lagi.

Terus kalau sudah kena bakteri ini, gimana dong? Pada umumnya adalah tirah baring (berbaring total), bisa di rumah atau di Rumah Sakit tergantung dari berat ringan gejala klinisnya. Pemberian obat- obatan  yang sesuai. Pembatasan makanan, seperti makanan keras, makanan yang merangsang usus (pedas, masam), dan makanan dengan kandungan  serat yang tinggi  (sayuran, agar-agar).

Nah dari pada mengobati kan lebih baik mencegah. Ini tips hidup sehat terbebas dari penyakit demam Tifoid:

- Jaga selalu kondisi fisik (kesehatan)

- Tidak makan/ jajan sembarangan

- Menjaga personal hygiene (kebersihan perorangan) seperti mencuci tangan sebelum makan.

- Menjaga kebersihan makanan dari kontaminasi seperti serangga, debu, dll.

- Melakukan vaksinasi untuk mencegah Demam Tifoid.
[ Via: wikipedia ]