yoKeepo: Media alternatif untuk yg muda dan kepoyoKeepo



Home / Tekno / Chrome OS menggaet aplikasi Android: merger Chrome Android makin dekat?

Chrome OS menggaet aplikasi Android: merger Chrome Android makin dekat?

±Rabu, 24 September 2014
Chrome OS menggaet aplikasi Android: merger Chrome Android makin dekat? - Chrome OS dan Android OS akan semakin lengket ke depan. Mungkinkah merger?

Chrome OS dan Android OS akan semakin lengket ke depan. Mungkinkah merger? (Foto: androidfreedownloadpc.com)

Google kayaknya semakin ngebut di bidang mobile. Merger Chrome Android semakin dekat aja. Pada sisi desktop Chrome udah tersedia sekumpulan aplikasi Android. Kekurangan cuma satu: Chrome extensions belum sempurna di aplikasi mobile Android. Tapi rasanya kekurangan itu enggak akan berlangsung lama,  pasti teratasi.

Chrome extensions adalah aplikasi-aplikasi kecil dalam chrome browser yang punya fungsi penting. Chrome extensions ingin memanjakan pengguna tanpa buru-buru meninggalkan browser. Inilah tantangan merger Chrome Android diberitakan zdnet.

Kini sistem operasi punyanya Google ini jadi default browser bagi Android. Dengan extensions ‘onboard’, pengguna aplikasi mobile Google OS akan menikmati fitur-fitur layaknya di desktop. Dengan demikian pengembang aplikasi mobile punya semacam platform kedua untuk aplikasi Android nya. Dampak berikutnya, enggak usah terlalu lebay bekerja, target market mereka makin luas aja kan…

Efek merger Chrome Android lainnya: pengguna sistem operasi Chrome akan lega karena aplikasi Android nya bisa dengan mudahnya dibuka di sistem operasi bawaan kepunyaan Google ini. Membawa aplikasi Android ke Chrome OS membuat kedua platform semakin intim aja. Soalnya sampai kini enggak ada aplikasi Android bisa dibuka di Chrome. Pasti perkembangan mereka pesat ke depannya. Nah, sampai disini,  merger (mungkin aja) cuma memiliki satu OS,  mobile maupun desktop.

Kalau belum lupa, kejadian ini mirip ketika Microsoft ‘menjalin hubungan’  Windows 8. Bedanya, Google punya keuntungan lebih dengan adanya merger ini, karena keduanya udah jalan mulus di banyak gadget.

Namun, bisa juga Google enggak terlalu nafsu menggabungkan kedua OS ini jadi satu walau sebenarnya sangat mudah. Mungkin aja mereka tetap berencana sharing fitur aja. Biar kedua OS makin lebih menggoda user.

Google Chrome di rilis pertama kali oleh Google 2 September 2008. Saat itu diperuntukkan Microsoft Windows karena masih status beta. Kemudian 11 Desember 2008, Google Chrome di launching untuk semua sistem operasi karena udah stabil. Januari 2012, Google Chrome menguasai  25-28%  keseluruhan pengguna browser sedunia. Browser kedua paling banyak digunakan setelah Mozilla Firefox.
[ Via: zdnet ]