yoKeepo: Media alternatif untuk yg muda dan kepoyoKeepo



Home / Kini / Peduli / Tulisan Soe Hok Gie, pejuang idealisme sampai puncak Semeru

Tulisan Soe Hok Gie, pejuang idealisme sampai puncak Semeru

±Minggu, 07 September 2014
Tulisan Soe Hok Gie, pejuang idealisme sampai puncak Semeru - Wajah seorang muda penuh idelisme, aktivis, demonstran, pejuang kedilan tahun 60-an: Soe Hok Gie

Wajah seorang muda penuh idelisme, aktivis, demonstran, pejuang kedilan tahun 60-an: Soe Hok Gie (Foto: shadowness.com)

Ada yang tak terpisahkan antara karya sastra Soe Hok Gie dan Mahameru puncak gunung Semeru, gunung tertinggi di Jawa timur. Banyak tulisan Soe Hok Gie menginspirasi pejuang idealisme murni anak muda. Yuk, telusuri keterkatitan mereka.

Sebuah gabungan yang tak terpisah antara tulisan Soe Hok Gie, Fakultas Sastra Universitas Indonesia dan Mahameru puncak gunung Semeru yang merupakan gunung tertinggi di Jawa Timur. Keindahan matahari terbit di pagi hari menghiasi indahnya panorama puncak Mahameru.

Menuju puncak Semeru kita melewati banyak keindahan alam yang tersaji. Mulai dengan Ranu Pane, Ranu Kumbolo melewat ke Tanjakan Cinta yang begitu melegenda sampai ke Arca Podo yang merupakan sebuah arca kembar sebagai pintu masuk ke kawah puncak Semeru.

Soe Hok gie adalah cerminan pejuang idealisme pemuda yang konsisten dengan apa yang di perjuangkan. Menyatu dalam keheningan alam Semeru.  Tahun 1969 pemuda Soe panggilan dari Soe Hok Gie menghembuskan napas terkahirnya akibat menghirup asap beracun di lereng puncak Semeru.

Karya Sastra dan tulisan Soe hok Gie dalam artikel-artikelnya yang saat itu termuat di banyak koran, sangat luar biasa dan menohok keangkuhan pemerintahan saat itu. Di antaranya: Di Bawah Lentera Merah,Orang-Orang di Persimpangan Kiri Jalan dan Catatan Seorang Demonstran.

Kaum minoritas yang di sandangnya tidak mempengaruhi perjuangan dan kecintaannya pada bangsa Indonesia, bahkan Soe Hok Gie enggan untuk merubah nama meski saat revolusi bergolak. Sungguh fenomenal  bila kita mengenang Soe Hok Gie dalam kehidupannya yang sederhana seorang penggagas MAPALA dan ikon dari Fakultas Sastra Universitas Indonesia.

SOE HOK GIE dalam kenangan Semeru, tersenyum indah bersama keindahan alam Semeru. Keberaniannya, keteguhan pendiriannya, terwujud dan menyatu dalam keangkuhan puncak Mahameru.

Hari ini aku lihat kembali
Wajah-wajah halus yang keras
Yang berbicara tentang kemerdekaaan
Dan demokrasi
Dan bercita-cita
Menggulingkan tiran
Aku mengenali mereka
yang tanpa tentara mau berperang melawan diktator
dan yang tanpa uang
mau memberantas korupsi.

Kawan-kawan
Kuberikan padamu cintaku
Dan maukah kau berjabat tangan
Selalu dalam hidup ini?

Kutipan dari puisi Soe Hok Gie yang berjudul “ PESAN “

Penulis: Agus Setyawan
[ Via: wikipedia, wordpress ]