yoKeepo: Media alternatif untuk yg muda dan kepoyoKeepo



Home / Lagak / Wisata / Danau Tamblingan, wisata alternatif Bali beraura spiritual nan romantis

Danau Tamblingan, wisata alternatif Bali beraura spiritual nan romantis

±Jumat, 29 Agustus 2014
Danau Tamblingan, wisata alternatif Bali beraura spiritual nan romantis - Danau Tamblingan: tempat wisata indah alternatif di Bali yang jauh dari keramaian.

Danau Tamblingan: tempat wisata indah alternatif di Bali yang jauh dari keramaian. (Foto: itsme-itapetit.blogspot.com)

Bosan tempat wisata Bali yang itu-itu aja? Bosen dengan crowded-nya Pantai Kuta? Di lereng gunung Lesung, Buleleng kecamatan Banjar, terdapat danau Tamblingan. Satu dari tiga danau kembar dalam satu kaldera. Yang satu namanya Buyan, yang kedua Beratan.

Danau Tamblingan terletak di Buleleng, sekitar 80 km dari kota Denpasar arah ke Singaraja melalui jalan yang berkelok-kelok dan menanjak. Dalam perjalanan kesana, melewati beberapa danau: Bedugul, Buyan dan Beratan. Tempat wisata Bali lain yang enggak kalah indahnya. Kalau ingin menikmati keindahan danau-danau ini dari atas, kita dapat menepikan mobil terlebih dahulu.

Enggak rugi deh kalau udah nyampai danau Tamblingan, Buleleng. Sangat indah dan suasana hening. Cocok bagi mereka yang hobi fotografi dan yang suka menikmati surganya Bali tanpa terganggu oleh lalu lalang wisatawan-wisatawan lain. Jika ingin mengelilingi danau, sewa aja sampan kecil dari penduduk setempat.

Sedang bingung cari setting untuk foto pre-wedding? Disinilah tempat yang romantis.  Memang keindahan Tamblingan  sangat fotogenik dan unsur spiritualnya di Buleleng cukup kuat karena ada kompleks pura di sekitarnya. Sungguh tempat wisata yang komplit.

Unsur spiritual ini enggak lepas dari legenda danau Tamblingan itu sendiri.  Jaman dulu terdapat empat desa di area itu yang memiliki ikatan spiritual dan memiliki tanggung jawab menjaga kesucian danau dan pura-pura di sekitarnya. Sedangkan kata Tamblingan berasal dari kata dalam bahasa Bali yaitu Tamba artinya obat dan Elingang yang berarti ingat atau kemampuan spiritual.

Konon di wilayah itu pernah terjadi wabah. Jalan keluarnya maka harus ada orang yang disucikan untuk turun mengambil air di danau di bawah desa untuk obat. Alhasil berkat doa serta kemampuan spiritual orang itu maka air itu bisa dijadikan obat dan bisa menyembuhkan orang-orang desa. Dari kata Tamba dan Elingang lama-lama menjadi Tamblingan.

Waktu terbaik untuk datang kesini adalah pada pagi hari atau sore hari dimana matahari tidak terlalu menyengat dan kabut tipis yang menyelimuti bukit atau pun di atas permukaan danau akan menambah keindahannya. Jika ada kesempatan dan ingin cari suasana yang lain di Bali, enggak ada salahnya mengunjungi danau ini sebagai alternatif wisata.
[ Via: wikipedia ]


Keepo collections:
Wisata