yoKeepo: Media alternatif untuk yg muda dan kepoyoKeepo



Home / Lagak / Gaul / Christian dengan 'Cawan Yuli' nya, mendokumentasikan rindu

Christian dengan 'Cawan Yuli' nya, mendokumentasikan rindu

±Sabtu, 23 Agustus 2014
Christian dengan 'Cawan Yuli' nya, mendokumentasikan rindu - Penulis muda Christian AS melaunching buku kumpulan puisinya berjudul 'Cawan Yuli' di Malang 23/8/14.

Penulis muda Christian AS melaunching buku kumpulan puisinya berjudul 'Cawan Yuli' di Malang 23/8/14. (Foto: news.liputan6.com)

Satu lagi penulis puisi muda, Christian AS me- launching buku yang berisi kumpulan puisinya di Malang 23 Agustus 2014, pk. 19.00 wib. ‘Cawan Yuli’ adalah judul buku perdananya yang merupakan kumpulan karya puisinya sepanjang tahun 2014.

Penulis puisi muda Christian AS menggelar launching buku 'Cawan Yuli' di Warung Kelir Rampal Malang. Pemuda yang dibesarkan di Denpasar Bali ini memang memiliki hobi menulis sejak SMP. Dan sejak lulus jurusan Seni Rupa Universitas Malang, dia semakin menggilai menulis terutama puisi.

Christian yang lahir di Blitar dengan zodiac aquarius ini memilih judul bukunya ‘Cawan Yuli’ bukan tanpa maksud. Pada launching buku ini, dia akan menjelaskan mengapa dia pilih judul ini untuk bukunya. Menurut bocoran kontributor yoKeepo, Seyhan Zuleha, cawan adalah bejana yang sakral untuk tempat anggur dan Yuli adalah anggur rindu..

Penulis puisi dalam 'Cawan Yuli' ini sebenernya sedang mendokumentasi kata-kata rindu. Rindu yang pelik. Rindu itu enggak hanya menimbulkan perasaan rindu tapi bisa memunculkan perasaan yang jauh diluar keinginan untuk bertemu.

Jadi, ketika rindu diterjemahkan dalam perasaan ingin bertemu tetapi kadang perasaan ingin bertemu itu malah menimbulkan ketidakinginan untuk bertemu, kadang menimbulkan kekosongan, kadang menimbulkan kegalauan, kadang syukur, kadang semangat dan lain-lain.

Rindu itu sendiri sebenarnya kompleks, rumit. Rindu itu ternyata banyak melahirkan tumpahan-tumpahan. Beberapa jadi lagu, beberapa jadi puisi, beberapa jadi kegamangan. Di titik inilah penulis puisi Christian mengkoleksi rindu-rindu itu dan akan dimunculkan dalam launching buku nya.

Namun sebuah penelitian menyebutkan karya seni apapun itu mampu memproduksi hormone endorphin yang mampu mengurangi stres. Menciptakan karya seni juga bisa mengurangi rasa cemas khawatir pada otak. Jadinya tekanan darah pun ikutan turun. Enak juga ya…menumpahkan perasaan, jadi karya seni, mengurangi stres, bikin buku, siapa tahu nambah rejeki, guys…

Kontributor: Seyhan Zuleha
[ Via: yoKeepo ]


Keepo collections:
Gaul