yoKeepo: Media alternatif untuk yg muda dan kepoyoKeepo



Home / Kini / Uang / 2 Jurus Chairul Tanjung meningkatkan penerimaan pajak negara

2 Jurus Chairul Tanjung meningkatkan penerimaan pajak negara

±Kamis, 21 Agustus 2014
2 Jurus Chairul Tanjung meningkatkan penerimaan pajak negara - Menteri koordinator bidang perekonomian Chairul Tanjung punya jurus jitu meningkatkan penerimaan pajak negara.

Menteri koordinator bidang perekonomian Chairul Tanjung punya jurus jitu meningkatkan penerimaan pajak negara. (Foto: theglobejournal.com)

Menteri Koordinator bidang Perekonomian, Chairul Tanjung punya dua jurus jitu dalam meningkatkan penerimaan pajak di Indonesia. Dirjen pajak kementrian keuangan punya catatan, realisasi penerimaan pajak periode 1 Januari – 8 Agustus 2014 sebesar Rp.548 triliun lebih. Ini hanya sekitar 50 persen dari target APBN-P 2014 yaitu Rp. 1.072 triliun lebih.

Karena penerimaan pajak yang cukup lemah itu, seperti dilansir okezone.com (21/8/2014), Chairul Tanjung udah siap ngeluarin dua jurus jitu meningkatkan penerimaan pajak negara. Apa itu? Pertama, intensifikasi; kedua, ekstensifikasi. Sebagai menko bidang perkonomian, dia akan berusaha keras mendukung usaha ini. Nah begini caranya…

Chairul Tanjung pengin meningkatkan penerimaan pajak dengan mencari peluang atau menggali potensi pendapatan pajak lain. Maksudnya, jangan-jangan masih banyak sumber pendapatan pajak yang belum maksimal diserap untuk negara ini. Inilah namanya langkah ekstensifikasi. Terus ada jurus kedua, apa itu?

Yup! intensifikasi. Caranya dengan meluaskan atau memperdalam kemungkinan wajib pajak bisa meningkatkan membayar pajak sesuai pendapatan mereka yang sebenarnya. Tapi menurut Chairul tanjung, cara ini juga harus hati-hati karena jangan sampai si wajib pajak jadi malah lari.

Bolehlah ada target, namun jangan sampai ada kasus orang yang enggak wajib bayar pajak dipaksa bayar. Kalau ini terjadi, iklim usaha bisa letoy. Soal teknis pelaksanaan, CEO CT Corp ini menyerahkan sepenuhnya ke Dirjen Pajak Kementrian Keuangan.

Menteri alumni Fakultas Kedokteran Gigi UI ini memang dikenal sebagai pengusaha berbagai bidang yang sangat sukses. Dia termasuk dalam orang paling tajir urutan 375 di dunia versi majalah Forbes 2014. Dia diangkat presiden SBY sebagai  menko bidang perekonomian menggantikan Hatta Rajasa yang mencalonkan diri sebagai wakil presiden di pilpres 2014 ini.

Ayah dua anak ini merupakan CEO utama CT Corp yang membawahi tiga sub holding: Mega Corp, Trans Corp dan CT Global Resources. Ketiga perusahaan itu bergerak dibidang financial, ritel, media, hiburan, gaya hidup serta sumber daya alam.
[ Via: okezone, wikipedia ]