yoKeepo: Media alternatif untuk yg muda dan kepoyoKeepo



Home / Lagak / Mobil 'curhat' kesehatan, solusi anti galau warga Kota Bogor

Mobil 'curhat' kesehatan, solusi anti galau warga Kota Bogor

±Minggu, 10 Agustus 2014
Mobil 'curhat' kesehatan, solusi anti galau warga Kota Bogor - Mobil Curhat Layanan Konsultasi Kesehatan dan Keluarga Pemkot Bogor untuk menekan tingginya persoalan kesehatan dan sosial di kota itu.

Mobil Curhat Layanan Konsultasi Kesehatan dan Keluarga Pemkot Bogor untuk menekan tingginya persoalan kesehatan dan sosial di kota itu. (Foto: portalkbr.com)

Mobil Curhat Layanan Konsultasi Kesehatan dan Keluarga yang diluncurkan oleh Pemerintah Kota Bogor sejak satu bulan lalu, mendapat respons positif. Di mobil 'anti galau' itu, warga dipersilakan menyampaikan persoalannya. Mulai soal kesehatan pribadi, keluarga sampai berkonsultasi soal gizi.

Menggandeng Fakultas Ekologi dan Manusia (FEMA) Institut Pertanian Bogor (IPB), Wali Kota Bogor Bima Arya Sugiarto bermaksud mengefektifkan penanganan masalah kesehatan dan sosial. Penanganan fisik yang dilakukan pemerintah, dikolaborasikan dengan konseling dan konsultasi bersama para pakar.

Mobil Curhat yang mirip pelayanan SIM Keliling ini, berkeliling dua kali sepekan ke lokasi-lokasi tertentu utamanya pusat keramaian, untuk menjangkau warga. Di dalam mobil, empat orang konselor dari FEMA IPB dan Dinas Kesehatan Kota Bogor, siap mendengarkan keluhan atau curhat warga.

Selain bisa berkonsultasi gratis, warga yang mengunjungi mobil curhat, bisa memanfaatkan alat yang bernama Body Composition Analyzer. Ini adalah alat yang bisa memantau indeks massa tubuh, lemak, kesehatan bahkan mengukur fisiologis. Nah, angka yang dihasilkan oleh alat itu akan jadi acuan bagi petugas untuk memberi saran maupun masukan pada warga. Harapannya, ini bisa berdampak positif bagi taraf kesehatan warga.

Sejak diresmikan pada 7 Juli 2014 lalu, mobil ini sudah perpindah-pindah. Mulai Lapangan Sempur, kantor Camat Bogor Tengah, Bantarjati, Bogor Utara, Bogor Barat dan RSUD Kota Bogor. Setiap kali berkeliling, mobil ini didatangi sedikitnya 50 orang warga Kota Bogor.

Wali Kota Bogor Bima Arya Sugiarto mengungkapkan, ide mobil curhat berawal dari tingginya persoalan gizi buruk, penyakit mematikan seperti hipertensi, jantung, ISPA, Demam Berdarah maupun HIV/AIDS. Juga persoalan sosial seperti tawuran, narkoba hingga tingginya angka perceraian.

Nah, bagi warga Kota Bogor, jangan ragu-ragu hilangkan galau. Jangan khawatir, petugas konseling dari Institut Pertanian Bogor menjamin, curhat di mobil ini gratis dan dirahasiakan!
[ Via: ipb ]