yoKeepo: Media alternatif untuk yg muda dan kepoyoKeepo



Home / Lagak / Cantik / Diet DASH, hidup sehat bersahabat dengan lemak

Diet DASH, hidup sehat bersahabat dengan lemak

±Minggu, 27 Juli 2014
Diet DASH, hidup sehat bersahabat dengan lemak - Diet DASH: pola makan seimbang untuk menghindari hipertensi yang paling banyak direkomendasikan dokter.

Diet DASH: pola makan seimbang untuk menghindari hipertensi yang paling banyak direkomendasikan dokter. (Foto: dashdietrecipesinfo.com)

Lemak bagi sebagian besar orang dianggap biang kerok dari berbagai masalah kesehatan.  Banyak orang cenderung 'fobia' terhadap makanan berlemak dan berpikir enggak ada baiknya sama sekali.  Adalah diet DASH, cara jitu  pola hidup sehat bersahabat dengan mereka. Penasaran?

Knowing more..

Tips wajah cantik cegah jerawat, tangan diborgol
Selesai minum kopi KFC? Makan aja gelasnya

Jika ingin hidup sehat dengan program diet DASH, pengetahuan akan makanan berlemak perlu ditambah. Lemak merupakan sumber energi 9 kalori dalam setiap gramnya atau sebesar 2,5 kali lipat besar energi karbohidrat dan protein. Selain sebagai sumber energi yang paling besar, lemak juga punya banyak fungsi.

Selain sebagai sumber asam lemak esensial, lemak berfungsi alat tranportasi vitamin larut lemak, menghemat penggunaan protein tubuh, memberi rasa kenyang, meningkatkan kelezatan makanan, sebagai pelumas organ tubuh, dan memelihara suhu tubuh serta pelindung organ tubuh vital.

Nah udah tahu kan kebaikan lemak. Tapi… baiknya tetap waspada karena enggak semua lemak masuk kategori baik untuk kesehatan dan asupan lemak berlebihan beresiko tinggi menimbulkan gangguan kesehatan: diabetes mellitus, gout, hipercholesterol, jantung koroner, dan lain-lain. Pola hidup sehat secara holistik (dengan diet) mutlak diperlukan.

Salah satu gaya hidup sehat yang harus diperbaiki adalah pola makan. Banyak diet bisa diterapkan, salah satunya diet DASH (Dietary Approaches to Stop Hypertension), pendekatan diet atau pola makan seimbang ‘ngusir’ hipertensi. Caranya, perbanyak sayur, buah, produk susu rendah lemak, ikan, daging unggas, kacang-kacangan kering. Di sisi lain, kurangi asupan lemak jenuh dari daging  merah, minyak kelapa sawit, lemak hewan, dan lain-lain. Batasi juga asupan natrium dan gula murni.

Beberapa penelitian membuktikan diet DASH selama 6 minggu menurunkan tekanan sistolik sebesar 11.4 mmHg dan tekanan diastolic turun sebesar 5.5 mmHg, cholesterol jahat turun sebesar 7% dan homosistein darah turun  sebesar 7 – 9%. Dari data yang ada,  kita bisa melihat bahwa diet DASH cukup signifikan dijadikan pilihan bagi anda yang ingin memperbaiki pola makan secara sehat sebagai salah satu upaya untuk mewujudkan pola hidup sehat.

Emang enggak mudah ngerubah pola makan, namun bukan berarti enggak bisa. You are is what you eat. Performance diri kita adalah cerminan dari apa yang kita makan sehari-hari. Pilihan sehat ada ditangan kita. Dan ingat, orang bijak mengatakan : Sehat adalah 1% berkat dan 99% semangat. Setuju?

Editor: Pracoyo
[ Via: dashforhealth ]