yoKeepo: Media alternatif untuk yg muda dan kepoyoKeepo



Home / Kini / Tradisi unik awal Ramadhan: perang air dan kunjungi mertua

Tradisi unik awal Ramadhan: perang air dan kunjungi mertua

±Jumat, 27 Juni 2014
Tradisi unik awal Ramadhan: perang air dan kunjungi mertua - 'Gebyuran' atau perang air. Tradisi unik jelang bulan suci Ramadan di kampung Bustaman, Semarang. Semakin basah, semakin asyik. Simbolisasi pembersihan diri.

'Gebyuran' atau perang air. Tradisi unik jelang bulan suci Ramadan di kampung Bustaman, Semarang. Semakin basah, semakin asyik. Simbolisasi pembersihan diri. (Foto: suaramerdeka.com/Apit Yulianto)

Bulan suci Ramadhan 1435H udah datang lagi. Waktunya umat muslim menjalankan ibadah puasa. Indonesia kaya tradisi unik menyambut awal Ramadhan. Semua tradisi bermakna 'pembersihan diri' mengawali bulan suci umat Islam sedunia. Pada bulan ke-9 kalender Hijriyah ini, kota Semarang dan Padang punya tradisi unik menjelang bulan suci ini.

Di kota Semarang, tepatnya di kampung Bustaman, Liputan 6 siang SCTV menayangkan tradisi uniknya di awal bulan suci Ramadhan. 'Gebyuran' atau perang air namanya. Aman… enggak sakit kok, asyik malah. Pertama, siapkan ratusan air yang dibungkus plastik. Airnya pun dibuat warna-warni biar rame. Lalu mereka saling melempar bungkusan air tadi sampai pecah plastiknya.

Kepercayaan tradisi unik mereka, kalau semakin basah, tubuh mereka semakin bersih. Simbolisasi yang cocok untuk memasuki awal Ramadhan 'pembersihan diri' dari dosa. Selain itu, tujuan 'Tawur Banyu' (perang air) untuk mengikatkan tali silaturahmi antar warga. Meski saling serang, enggak ada dendam. Jadi tenang deh masuk bulan suci Ramadhan.

Lain lagi tradisi unik awal Ramadhan oleh warga Minangkabau. Banyak anggapan kalau seorang mantu sering tidak akur dengan mertuanya. Anggapan ini nampaknya enggak berlaku di masyarakat Minangkabau. Oh ya? Para perempuannya punya tradisi 'Manjalang Mintuo', artinya mengunjungi mertua.

Saat itu hantaran yang dibawa berupa makanan menggugah selera untuk sang mertua tercinta. Biasanya ketupat plus lauk yang lengkap dan lezat. Hmm..nyam…nyam… Nah, saat tiba di rumah mertua, sukacita mantu dan mertua pecah sudah. Mereka saling bersalaman dan bermaaf-maafan menyucikan diri memasuki bulan suci Ramadhan.

Gimana sudah siap masuk bulan suci Ramadhan? Ayo niat puasa, salat tarawih, memperingati turunnya kitab suci Alqur'an, malam Lailatul Qadar, banyakin baca Alqur'an dan jangan lupa, bayar zakat. Penting itu untuk memupuk iman sekaligus peduli kepada sesama yang belum seberuntung kita. Dan puncak rangkaian kegiatan tadi, pastilah perayaan Idul Fitri!
[ Via: liputan6 ]


Keepo collections:
Kini