yoKeepo: Media alternatif untuk yg muda dan kepoyoKeepo



Home / Tekno / Drone 'terbang' di panggung debat capres Prabowo-Jokowi

Drone 'terbang' di panggung debat capres Prabowo-Jokowi

±Senin, 23 Juni 2014
Drone 'terbang' di panggung debat capres Prabowo-Jokowi - Drone, pesawat tanpa awak disebut Jokowi pada debat capres 22 Juni malam. Menurutnya ini penting untuk menjaga ketahanan nasional kita.

Drone, pesawat tanpa awak disebut Jokowi pada debat capres 22 Juni malam. Menurutnya ini penting untuk menjaga ketahanan nasional kita. (Foto: rt.com)

KPU menggelar debat capres ketiga kalinya bertema politik internasional dan ketahanan nasional. Kembali kedua calon presiden Prabowo-Jokowi berdebat seru. Sampai-sampai Drone pesawat tanpa awak dibawa-bawa oleh calon nomor urut 2 ke panggung debat 22 Juli malam. Modernisasi alat-alat pertahanan penting untuk dilakukan. Makanya Joko Widodo ngebet Indonesia harus punya drone, pesawat tanpa awak.

Mesin terbang ini dikendalikan dari jarak jauh oleh pilot. Bisa juga mengendalikan dirinya pakai hukum aerodinamika guna mengangkat dirinya dan mengangkut muatan termasuk rudal. Biasanya digunakan di bidang militer atau ketahanan nasional.

Sebagai negara maritim yang lumayan luasnya, pada debat capres yang digelar di Holiday Inn ini, Jokowi berpendapat drone bisa digunakan untuk ngejar illegal logging atau illegal fishing. Artinya, selain tujuan modernisasi alustita, pesawat canggih drone sekaligus berguna sebagai alat pertahanan ekonomi kita. Joko Widodo penginnya pasang tuh 'barang' di tiga kawasan: timur, barat dan tengah Indonesia jika kepilih nanti.

Wah kalau drone bener-bener dibeli, perampok Rp.300 triliun dari illegal fishing, bisa lari terkencing-kencing nih. Drone punya misi pengintaian dan penyerangan. Jadi menurut Jokowi, dengan drone kekayaan ekonomi maritim kita bisa diamankan sekaligus menjaga batas-batas wilayah kita yang sering 'disenggol' negara tetangga. Keren kan?

Debat capres kali ini Jokowi menegaskan modernisasi industri pertahanan bisa jadi peluang Indonesia untuk ambil bagian pada pergeseran geopolitik ke Asia. "Kami yakin pergeseran geopolitik dari (negara –red) Barat ke Asia harus (mampu dan siap –red) dihadapi karena kesempatan (ikut ambil bagian- red)  kita. Ke depan, kita (Indonesia –red) harus memenangkan pertarungan (kompetisi ekonomi dan politik –red) samudra dan maritim." tegas Jokowi di panggung debat.

Di dunia, ada beberapa jenis drone yang sudah diproduksi. Helikopter RQ-8A Fire Scout, digunakan angkatan laut Amerika dengan kemampuan jelajah 120 mil dalam 4 jam . Pesawat RQ-2B Pioneer, mampu terbang sampai 15.000 kaki selama 5 jam dengan beban 37 kg lengkap dengan infrared dan pendeteksi ranjau.

Ada juga Global Hawk, drone terbesar dan tercanggih di dunia. Pesawat ini bisa terbang dan mendarat di bandara sipil secara otomatis. Selain ketiga jenis tadi, masih banyak jenis lain. Tinggal dipilih aja yang cocok dengan budget dan kebutuhan pertahanan Indonesia. Boleh dong kita lebih galak di bidang ketahanan nasional kalau 'tetangga' udah sering ganggu kewibawaan kita.
[ Via: yokeepo, tempo, wikipedia ]


Keepo collections:
Tekno