yoKeepo: Media alternatif untuk yg muda dan kepoyoKeepo



Home / Tekno / Capres Jokowi-Prabowo baru debat, anggota Menwa sudah bikin tank tanpa awak!

Capres Jokowi-Prabowo baru debat, anggota Menwa sudah bikin tank tanpa awak!

±Minggu, 22 Juni 2014
Capres Jokowi-Prabowo baru debat, anggota Menwa sudah bikin tank tanpa awak! - Purwarupa Tank tanpa awak alias Umanned tank/ground vehicle karya Sadam Husin, alumni PENS dan anggota Resimen Mahasiswa Mahasurya

Purwarupa Tank tanpa awak alias Umanned tank/ground vehicle karya Sadam Husin, alumni PENS dan anggota Resimen Mahasiswa Mahasurya (Foto: dok. Sadam Husin)

Debat Calon Presiden (Capres) jelang Pilpres 2014 antara Jokowi dan Prabowo pada Minggu, 22 Juni 2014 malam, diwarnai isu tekno. Diantaranya, Capres Joko Widodo (Jokowi) menyebut peluang pemanfaatan teknologi pesawat tanpa awak alias Drone untuk mengamankan perairan nasional dan sebagai alat utama TNI/Polri.

Nah soal kendaraan tanpa awak ini, sebenarnya bukan hal yang baru di Indonesia. TNI AL beberapa waktu lalu telah berhasil melakukan riset pembuatan Drone. Terakhir, Sadam Husin, seorang mahasiswa Politeknik Elektronika Negeri Surabaya (PENS) berhasil merampungkan tugas akhirnya berupa purwarupa (prototype) sebuah tank tanpa awak (unmanned tank).

Beberapa waktu lalu, di sela-sela kegiatan seminar Resimen Mahasiswa (Menwa) Mahasurya Jawa Timur yang digelar di Universitas Airlangga Surabaya, yoKeepo sempat berbincang soal unmanned tank ini dengan Sadam. Menurutnya, saat ini semua jenis teknologi telah berkembang sangat pesat, termasuk teknologi persenjataan. Pengembangan berbagai jenis alat pertahanan banyak dilakukan. Diantaranya, yang dilengkapi sistem kendali otomatis.

"Tugas akhir saya adalah proyek persenjataan yang dilengkapi sistem pendeteksi dan pengunci target otomatis," ujar Sadam yang ternyata aktif di Resimen Mahasiswa (Menwa).

Diungkapkan alumni Teknik Mekatronika PENS ini, unmanned tank atau tank tanpa awak karyanya, menggunakan kamera untuk melakukan tracking dan mendeteksi target. Alat bekerja berdasarkan bagian citra (image) dari frame atau template yang dipotong sisi-sisinya (crop) dan akan ditentukan sebagai target.

"Kamera dipasang di atas alat sehingga arah hadap kamera dan larasnya sama," jelas anggota Satuan Menwa 802 ITS Surabaya ini.

Jenis persenjataan yang digunakannya, lanjut Sadam, adalah airsoft gun. Perangkat bela diri ini diletakkan di atas turret yang memiliki dua derajat kebebasan, yaitu arah sumbu x dan y. Gerakan sumbu x memiliki rotasi maksimum 180 derajat dan sumbu y memiliki rotasi maksimum 90 derajat. Keduanya menggunakan motor servo standar. Selain itu, proses membidik target dilakukan secara autonomous menggunakan metode pengolahan citra digital dan laras akan selalu menghadap target kemana pun bergerak.

"Sistem ini lalu dikombinasikan dengan mobile robot sehingga tampak seperti miniatur robot tank," pungkas Sadam sambil menunjukkan kemampuan hasil karyanya itu.

Sementara itu, selain drone, sejumlah pernyataan soal pentingnya teknologi pertahanan dan keamanan nasional juga muncul dalam debat pra Pemilu Presiden 2014 yang ketiga, antara Capres Jokowi dengan Prabowo Subianto ini. Termasuk soal mana yang lebih efektif, Tank Tempur Utama (Main Battle Tank/MBT) Leopard yang dianggap berat, atau kendaraan tempur ringan sekelas Panser Anoa.

Kalau yoKeepo boleh usul nih, tank tanpa awak ini juga bisa dipertimbangkan untuk masuk jajaran alutsista TNI/Polri. Karya anak bangsa lho!
[ Via: wikipedia ]


Keepo collections:
Tekno