yoKeepo: Media alternatif untuk yg muda dan kepoyoKeepo



Home / Lagak / 7 Rekayasa ‘tidur’ di masa depan

7 Rekayasa ‘tidur’ di masa depan

±Rabu, 04 Juni 2014
7 Rekayasa ‘tidur’ di masa depan - Kesibukan manusia di era modern ini membuat aktifitas tidur kini menjadi barang mewah. Di masa depan perlu ada rekayasa tidur.

Kesibukan manusia di era modern ini membuat aktifitas tidur kini menjadi barang mewah. Di masa depan perlu ada rekayasa tidur. (Foto: newsonrelevantscience.blogspot)

Dunia kini ditempati oleh manusia yang aktivitasnya bertambah super duper sibuk. Tidur nyenyak dan mimpi seakan jadi sesuatu yang ‘mewah’. Kebayang enggak, bagaimana masa depan aktivitas tidur, 20 tahun lagi? pasti banyak rekayasa tidur.

Kesibukan membuat orang enggak cukup waktu untuk tidur. Alih-alih mengoptimalkan waktu tidur, mereka kadang enggak kuasa melepaskan diri dari rutinitas harian yang penuh deadline. Berikut review ide-ide berani untuk memikirkan masa depan tidur:

#1: Manajemen mimpi

Udah liat film fiksi ilmiah “Inception”? Film itu mengisahkan seorang bangun tidur dan menyadari bahwa mereka ternyata sedang hidup dalam mimpi mereka sendiri. Kini, hal itu bisa jadi kenyataan, asalkan otak kamu enggak keberatan diberi kejutan arus listrik rendah 40 Hertz beberapa kali seminggu, he..he..he..

Peneliti Jerman menyatakan, secara teori, pemberian impuls listrik selama siklus tidur membuat orang mengalami “mimpi jernih”, sangat nyata. Seakan ikut berpartisipasi dalam mimpi secara real-time. Bagi yang sering mimpi buruk, bisa merekayasa mimpi itu agar dapat dirubah sesuai keinginan.

#2: Pengalaman tidur sempurna

Eits…ini bukan iklan spring bed lho! Bayangkan apa jadinya jika kasur kamu yang berteknologi tinggi terhubung dengan internet. Kamu bisa mengatur suhu ruangan, empuk kerasnya bantal dan menyetel pencahayaan yang masuk lewat jendela. Bahkan mampu membangunkan di akhir siklus rehat kamu.

Seorang Futurologist, Ian Pearson mengatakan di tahun 2030, bisnis hotel dan travel akan sangat maju teknologinya dalam hal membuat tamunya betah menginap. Teorinya: tiba di hotel, plug-in semua setting “kenyamanan” seperti di atas ke database "manajemen tidur" punya hotel itu. Lalu kamu akan menikmati tidur nyenyak. Kenyamanan yang sama persis bisa didapat di hotel manapun yang berteknologi sama.

#3: Tidur siang "super"

Sebuah penelitian mengungkapkan bahwa ada aktivitas unik dari otak selama siklus bobok siang. Otak kanan bertanggungjawab berpikir kreatif, Otak kiri bertanggungjawab berpikir analitis. Saat tidur siang, otak kanan sangat aktif dan sibuk mengirim informasi ke otak kiri yang tidak aktif. Artinya tidur siang yang super bisa membuat kita lebih kreatif.

Saking bernilainya 'tidur nyenyak', di kota yang gak ada matinya kayak New York dan Tokyo, malah ada tempat tidur siang bernama Nap-Pod. Mirip kursi di film Star Trek yang disewakan di perkantoran. Sekitar Rp.150 ribu/20 menit untuk memulihkan kegegaran tubuh. Di masa depan, Nap-Pod enggak hanya menawarkan 'charge' kesegaran tubuh, tapi juga membuka kreatifitas masa depan dan kesegaran berpikir.

#4: Tidur direkayasa secara genetik …


Keepo collections:
Lagak