yoKeepo: Media alternatif untuk yg muda dan kepoyoKeepo



Home / Sport / Bola / Liverpool dan pahit manis laga Premier League

Liverpool dan pahit manis laga Premier League

±Selasa, 20 Mei 2014
Liverpool dan pahit manis laga Premier League - Jamie Carragher dan Stephen Gerrard mencium Trofi Champions usai partai final terhebat sepanjang masa melawan AC Milan pada tahun 2005.

Jamie Carragher dan Stephen Gerrard mencium Trofi Champions usai partai final terhebat sepanjang masa melawan AC Milan pada tahun 2005. (Foto: dailymail.co.uk)

Menilik ke belakang, Liverpool FC punya sederet riwayat prestasi yang membuatnya layak disebut sebagai tim hebat Inggris bahkan Eropa. Tim besutan Brendan Rodgers ini didirikan 121 tahun lalu, tepatnya 3 Juni 1892. The Anfield menjadi stadion kandang tim berjuluk The Reds. Saat ini Liverpool dimiliki oleh Fenway Sports Group, ketuanya Tom Werner berasal dari Amerika. Urusan trofi,? Gak perlu diragukan prestasinya.

Liverpool memenangi 5 trofi Champions (4 piala Champions dan 1 Liga champions ), 3 trofi Liga Eropa UEFA, 3 trofi Piala Super UEFA, serta mengoleksi 18 trofi Liga Inggris. Sayangnya, sejak format Liga Inggris berubah ke English Premiere League di tahun 1990–1991, tim ini belum pernah meraih juara, dan hanya dua kali sebagai Runner Up.

Namun untuk urusan meraih double dan treble winner dalam satu musim kompetisi, klub ini berkali–kali meraihnya. Tercatat tujuh kali double winner dan dua kali treble winner telah diraih.

Sejarah pahit dan manis telah dialami tim ini, mulai dari Tragedi Heyssel yang berakibat skorsing 10 tahun tidak boleh berlaga di Liga Eropa, Tragedi Hillsborough, hingga Juara Liga Champions UEFA 2004–2005 setelah unggul adu penalti atas AC Milan pada partai final yang dikenang sebagai yang terhebat sepanjang masa.

English Premier League 2013–2014 telah berlalu. Dengan raihan posisi Runner Up, pelatih Brendan Rodgers optimis, skuadnya bakal bisa bersaing di musim 2014–2015. Apakah Liverpool bisa meraih trofi jawara Inggris itu untuk pertama kalinya? Mari kita tunggu bursa transfer yang akan segera dibuka.

Yang jelas, pasca pensiunnya Sir Alex Fergusson dari Manchester United, fans fanatik Liverpool, Liverpudlian dan The Kopites,  berharap julukan spesialis runner up di Premier League itu bisa berakhir. Gak ada lagi komentar, "Liverpool, the loser in Premiere League as long as Fergie still in United."
[ Via: wikipedia ]