yoKeepo: Media alternatif untuk yg muda dan kepoyoKeepo



Home / Kini / Hijau / Greenpeace: Ada zat beracun di merchandise Piala Dunia

Greenpeace: Ada zat beracun di merchandise Piala Dunia

±Selasa, 20 Mei 2014
Greenpeace: Ada zat beracun di merchandise Piala Dunia - Brazuca, bola resmi Piala Dunia 2014, diduga mengandung nonylphenol ethoxylates (NPE) yang berbahaya.

Brazuca, bola resmi Piala Dunia 2014, diduga mengandung nonylphenol ethoxylates (NPE) yang berbahaya. (Foto: mensjourneyid.com)

Sejumlah merchandise untuk Piala Dunia 2014 Brazil ternyata mengandung bahan kimia berbahaya. Organisasi pencinta lingkungan Greenpeace merilis hasil investigasinya atas 33 jenis produk untuk kompetisi sepak bola paling dinanti sejagad itu.

Indonesia ternyata juga masuk dalam rilis itu. Pasalnya, sedikitnya sepertiga produk yang diselidiki oleh Greenpeace, ternyata dijual dan diproduksi di Indonesia. Produk-produk itu ditengarai mengandung sejumlah bahan kimia yang dapat menyebabkan kerusakan lingkungan dan mengancam kesehatan masyarakat.

Ahmad Ashov, juru kampanye Greenpeace Indonesia meminta pemerintah melakukan tindakan progresif agar bahan-bahan kimia berbahaya tidak lagi beredar di pasaran. Menurutnya, merchandise Piala Dunia yang diproduksi Adidas, Puma dan Nike ternyata mengandung bahan kimia berbahaya.

Pengujian kandungan zat dilakukan Greenpeace terhadap produk sarung tangan kiper, sepatu bola dan bola resmi yang akan digunakan pada Piala Dunia 2014 Brazil ini, Brazuca. Hasil pengujian menemukan bahwa sepatu bola ikonik "Predator" dari Adidas, ternyata memiliki kandungan zat perfluorinated (PFC) sangat tinggi padahal zat ini beracun. Bahkan diketahui kadarnya 14 kali lipat ambang yang telah ditetapkan Adidas. Menyusul dibawah Adidas adalah sepatu merk Nike dan Tiempo.

Sementara itu, dari 21 sepatu bola yang diteliti, 17 diantaranya didapati mengandung PFC ionik seperti perfluorooctanoic acid (PFOA) yang sangat berbahaya, begitu juga separuh sarung tangan kiper yang diuji. Sedangkan bola Brazuca ternyata mengandung nonylphenol ethoxylates (NPE) yang juga berbahaya.

Bahan-bahan kimia berbahaya itu diketahui bisa larut dari produk ke lingkungan maupun masuk ke rantai makanan. Zat-zat itu berpotensi mengakibatkan kanker, mengganggu sistem hormon, dan bisa jadi racun dalam sistem reproduksi. Produk-produk tiga perusahaan papan atas di tiga benua, dituding Greenpeace, mengandung bahan-bahan seperti PFC, NPE, dimetilformamida (DMF) dan phthalates.

Dari Jerman, Juru Kampanye Greenpeace setempat, Manfred Santen meminta merek-merek ini tak lagi melakukan praktik kotor dan curang di sepak bola dan peluang mendapat keuntungan yang sangat tinggi selama berlangsungnya Piala Dunia.
[ Via: greenpeace ]