yoKeepo: Media alternatif untuk yg muda dan kepoyoKeepo



Home / Lagak / Cantik / Susu ternyata juga bisa picu Osteoporosis

Susu ternyata juga bisa picu Osteoporosis

±Sabtu, 17 Mei 2014
Susu ternyata juga bisa picu Osteoporosis - Minum susu juga harus dibarengi dengan mengonsumsi makanan lainnya agar mendapatkan manfaat gizi seimbang.

Minum susu juga harus dibarengi dengan mengonsumsi makanan lainnya agar mendapatkan manfaat gizi seimbang. (Foto: infojakarta.net)

Membahas makanan bernama susu, sebagian besar orang akan menganggap susu adalah makanan tanpa cela. Kuliner yang penting di tiap tahapan usia. Hal inilah yang seringkali menjadikan para orang tua khawatir jika anaknya tidak mau minum susu ataupun kalau mau minum susu, volumenya cuma sedikit.

Banyak orang berpikir, susu adalah “makanan ajaib” yang merupakan solusi terjitu bagi manusia yang mengalami kesulitan makan. Berbagai merk dan macam susu untuk segala usia ditambah gencarnya iklan, menjadikan kita semakin terdoktrin bahwa mustahil menciptakan manusia sehat tanpa susu.

Ada banyak mitos beredar di masyarakat mengenai susu. Banyak anggapan, susu formula bermutu tinggi harganya mahal. Banyak pula pendapat, tingkat intelegensia anak semata-mata ditentukan jenis susu yang diminumnya, sehingga tingkat IQ tinggi hanya berhak dimiliki anak yang mengkonsumsi susu merk tertentu. Atau isu yang berkembang dan tertanam kuat di benak para lansia kalau susu satu-satunya solusi melawan osteoporosis.

Yang menjadi pertanyaan, benarkah susu merupakan solusi terjitu menjawab semua masalah gizi di setiap tahapan usia? Dalam ilmu gizi, tidak ada makanan yang sepenuhnya hanya memiliki kebaikan dan kelebihan tanpa kekurangan atau sebaliknya hanya memiliki keburukan tanpa kebaikan. Semua makanan ada sisi positif dan negatifnya. Makanan memiliki dua sisi yang bisa dikendalikan. Bisa berfungsi sebagai racun bagi kesehatan namun di sisi lain makanan juga bisa berperan sebagai obat bagi penyakit.

Diketahui, susu adalah sumber kalsium bagi tulang. Tidak ada yang salah dengan kalimat itu. Namun tidak boleh dilupakan, selain kandungan mineral kalsiumnya, susu juga sumber mineral fosfor. Rasio kalsium : fosfor yang tidak seimbang justru akan mempercepat pelepasan kalsium tulang, yang berdampak lanjut pada kondisi osteoporosis.

Tulang kuat tidak bisa didapat hanya dengan mengandalkan kalsium susu. Masih banyak kuliner kaya kalsium lainnya. Contohnya tahu, ikan teri dan ikan lain terutama yang bisa dimakan bersama tulangnya, agar-agar, sayuran berwarna hijau tua dan masih banyak yang lainnya.

Selain kalsium, untuk mempertahankan kualitas massa tulang, kita juga membutuhkan vitamin C untuk mengoptimalkan penyerapan kalsium dalam tubuh. Butuh protein untuk membantu mempercepat regenerasi sel-sel tulang, dan butuh bahan makanan bergizi lainnya.

Untuk menjaga kesehatan tulang, mari mulai dengan menyeimbangkan pola makan. Makanlah bahan makanan yang bervariasi agar bisa mendapatkan manfaat optimal dari semua bahan makanan. Ingatlah, Tuhan menciptakan keseimbangan dalam alam. Kandungan gizi bahan pangan yang satu melengkapi kekurangan zat gizi bahan makanan lainnya. Dengan mengkonsumsi kuliner bergizi seimbang, kita bisa menciptakan tulang yang kuat dalam tubuh yang sehat dan terawat.
[ Via: wikipedia ]


Keepo collections:
Cantik