yoKeepo: Media alternatif untuk yg muda dan kepoyoKeepo



Home / Kini / Hijau / Ramah lingkungan dengan briket kulit durian, Let's Go Green!

Ramah lingkungan dengan briket kulit durian, Let's Go Green!

±Senin, 21 April 2014
Ramah lingkungan dengan briket kulit durian, Let's Go Green! - Kulit durian dapat dimanfaatkan menjadi briket sebagai energi ramah lingkungan.

Kulit durian dapat dimanfaatkan menjadi briket sebagai energi ramah lingkungan. (Foto: trekearth.com/jusninasirun)

Durian, buah yang tak diragukan kelezatannya: manis, lembut dan beraroma khas. Tapi bagaimana dengan limbah kulit durian yang berduri itu? Di zaman Go Green ini, kesadaran untuk ramah lingkungan harus tinggi, loh. Briket kulit durian adalah satu contoh produk ramah lingkungan. Penasaran kan?

Kulit durian memang berduri, keras, tebal dan volumenya hampir ¼ bagian buahnya itu sendiri. Bayangkan kita dalam acara ‘pesta durian’ makan sepuasnya sampai ‘mabok’. Selesai acara bingung dengan kulit durian yang menggunung. Jika dibuang begitu aja, dimanakah keramahan kita pada lingkungan?

Karakter bentuk dan sifat kulit durian ternyata punya banyak manfaat. Sebenarnya nenek moyang kita sudah Go Green duluan dibanding kita. Menurut cerita orang tua, kulit durian digantung di atas perapian dapur. Lama-lama akan kering lalu dibakar buat obat nyamuk. Bayangin deh, obat nyamuk aroma durian. Semoga nyamuknya bukan penggemar buah durian ya!

Tahun 2011 lalu,  Melfriani Amelia, Aisyah Fatma dan Anggit Vika Sari, pelajar kelas XII SMAN 2 Bandar Lampung masuk finalis  perlombaan Teknologi Terapan Se-Provinsi Lampung. Mereka mengusung penelitian limbah kulit durian sebagai bahan bakar memasak. “Setelah kami (ketiga peserta lomba –red) lakukan rangkaian ujicoba (limbah kulit durian -red) terbentuklah sebuah briket  (semacam arang –red) yang mampu menjadi bahan bakar (alternatif pengganti minyak atau gas -red) untuk ibu rumah tangga memasak sehari-hari,” ungkap  Anggit Vika Sari.

Sebenarnya tak sulit  membuat briket kulit durian. Pertama, cacah kulitnya pakai alat manual atau mesin pencacah. Lalu cacahan dijemur di panas matahari dengan alas seng agar cepat kering. Selanjutnya masukkan ke drum. Masukkan pula jerami atau ranting, untuk membuat api. Lalu bakarlah dan tutup drum dengan sedikit lubang di ujungnya. Kalau asap sudah ilang, pertanda sudah jadi arang.

Arang itu siap ditumbuk sampai jadi bubuk. Campur sedikit tepung kanji dan air biar mudah dibentuk. Cetak adonan pakai kepalan tangan. Jika kamu penggemar spongebob, boleh aja dibentuk kotak. Pokoknya harus padat. Selanjutnya di jemur kembali ½ hari (tergantung cuaca sih). Jadi deh briket kulit durian.

Briket ini memang istimewa. Selain pasti mendukung gerakan Go Green, briket ini mengeluarkan aroma harum durian ketika dibakar. Cocok banget buat industri makanan. Jika mau serius berbisnis, ini ceruk bisnis yang lumayan lho. Apalagi ketersedian limbah kulit durian sangat besar mengingat penggemar buah ini tidak main-main banyaknya. Let’s Go Green! Let’s get down to business!
[ Via: jurnalasia, rakyatlampung, untukmubumiku.blogspot ]