yoKeepo: Media alternatif untuk yg muda dan kepoyoKeepo



Home / Lagak / 150 telur paskah Paus Fransiskus untuk penderita kanker

150 telur paskah Paus Fransiskus untuk penderita kanker

±Minggu, 20 April 2014
150 telur paskah Paus Fransiskus untuk penderita kanker - Menjelang Paskah, Paus Fransiskus menyempatkan diri menjenguk seorang pasien anak di RS Bambin Gesu, Roma Italia

Menjelang Paskah, Paus Fransiskus menyempatkan diri menjenguk seorang pasien anak di RS Bambin Gesu, Roma Italia (Foto: AFP/Getty Images)

Bicara soal Paskah, mau nggak mau kita juga akan bicara soal telur. Dari Vatikan dikabarkan, Pemimpin umat Katolik Paus Fransiskus sampai mengirim 150 telur paskah ke Rumah Sakit Bambino Gesu, supaya anak-anak yang menderita kanker dan dirawat disitu, bisa ikut merasakan kehangatan perayaan Paskah. Telur-telur yang sudah dihias itu lalu disebar di area rumah sakit milik Vatikan itu.

Perburuan telur paskah biasanya dilakukan sehabis Misa. Awalnya, ini adalah tradisi di Mesopotamia yang kemudian menyebar ke seluruh penjuru dunia. Telur menjadi simbol dari kelahiran kembali. Pada tahun 1610, Paus Paulus V mengumumkan Vatikan resmi menjadikannya tradisi Gereja Katolik.

Selain mengirim telur paskah, Jumat 18 April 2014 lalu, Paus Fransiskus juga menyumbangkan 200 paket sembako untuk keluarga miskin di pinggiran kota Roma. Paket-paket yang diisi roti, susu, pasta, buah, minyak, selai, biskuit dan cokelat telur paskah itu dibagikan oleh sebuah LSM bernama Medicina Solidale atau Solidaritas Medis. Mereka memang organisasi yang bergerak di bidang perawatan kesehatan dan penyediaan makanan gratis untuk keluarga berpenghasilan minim.

Apa yang dilakukan Paus Fransiskus di perayaan Paskah tahun 2014 ini sejalan dengan pesan Paskah yang disampaikannya di hadapan sekitar 150 ribu umat Katolik yang berkumpul di lapangan Santo Petrus maupun sepanjang Via della Conciliazione, jalur antara Vatikan dan Sungai Tiber. Dalam pesannya, Paus pertama dari Ordo Jesuit itu mengingatkan agar umat tidak melupakan orang-orang tak mampu di sekitar rumah.

Dia mengatakan, kabar baik Paskah adalah sukacita dan harapan. "Dekatlah dengan mereka yang tertimpa masalah hidup, berbagi dengan yang membutuhkan, berdiri di sisi orang sakit, orang tua dan terbuang," pesan Paus Fransiskus.

Paus berkebangsaan Argentina itu memang terkenal kesederhanaan dan kepeduliannya. Dia sering mengkritik negara maju dan dampak kapitalisme yang menimbulkan konsumerisme. Paus juga berdoa agar Tuhan membantu dunia mengatasi kelaparan, yang diakibatkan konflik dan pemborosan besar.

Sabtu, 19 April 2014 lalu, di akun twitternya @pontifex, dia mengajak umat untuk bersamanya mendoakan para korban kecelakaan feri di Korea dan keluarganya. Selain itu dia juga meminta kalangan medis agar serius memperhatikan penanganan wabah penyakit Ebola yang mematikan di Guinea Conakry, Sierra Leone dan Liberia.
[ Via: ansa, twitter ]