yoKeepo: Media alternatif untuk yg muda dan kepoyoKeepo



Home / Kini / Uang / BI serius garap e-Money, bisa bayar tukang sayur keliling?

BI serius garap e-Money, bisa bayar tukang sayur keliling?

±Sabtu, 19 April 2014
BI serius garap e-Money, bisa bayar tukang sayur keliling? - e-money semakin meningkat penggunaannya. Volume transaksinya juga semakin bertambah.

e-money semakin meningkat penggunaannya. Volume transaksinya juga semakin bertambah. (Foto: solopos.com)

Penggunaan e-money (uang elektronik) sudah mulai nge-tren di Indonesia. Beberapa bank sudah mendukung layanan ini. Bahkan Bank Indonesia (BI) ngebet untuk nge-push layanan ini dalam transaksi keseharian kita. Mimpinya, sistem pembayaran tunai dapat diganti dengan uang elektronik mulai merchant khusus sampai ke penjual bakso dan tukang sayur.

Dirilis Liputan6.com, Rosmaya Hadi, Direktur Eksekutif Departemen Kebijakan dan Pengawasan Sistem Pembayaran Bank Indonesia berandai-andai, "kami (BI) punya keinginan, suatu ketika (orang Indonesia) bisa tinggal tempel (di mesin debet e-money -red), selesai deh pembayaran seperti di Kanada. Apalagi kalau ponsel (transaksi via handphone –red), tinggal kirim uang (e-money) tanpa perlu (repot-repot pergi –red) ke mesin Anjungan Tunai Mandiri (ATM) lagi.”

Masih menurut Rosmaya, BI telah menyempurnakan aturan e-Money pada peraturan BI yang baru No. 16/8/PBI/2014. Disitu diharapkan ada peningkatan keamanan dan efisiensi transaksi uang elektronik. Efeknya, penggunaan e Money meningkat dan BI punya kewenangan yang tegas dalam mengatur dan membatasi izin industry macam beginian.

Bank Indonesia serius menyempurnakan aturan ini bukan tanpa alasan. Terbukti transaksi uang elektronik sampai dengan akhir 2013, naik hingga 369% lho! Per Januari 2014, penggunaan e-money mencapai 5,4 miliar dengan volume transaksi per harinya hampir tembus 400 ribu.

Uang elektronik yang diawal penggunaannya sempat banyak dikeluhkan masyarakat, kini mereka merasa enggak gaul, enggak moderen kalau enggak pakai e-money. Yah, memang orang Indonesia itu perlu dicontohin dulu, ngerasaain sendiri, baru percaya. Kini, banyak merchant telah bekerja sama dengan bank untuk layanan ini seperti pembelian tiket kereta api, Trans Jakarta, Tol, belanja di minimarket dan lain-lain.

Nah ke depannya, boleh dong berimajinasi pakai e-money saat belanja di tukang sayur yang biasa lewat depan rumah. Pilih sayurnya, tempel kartunya, dan tinggal bilang, “makasih bang!”, tanpa kelamaan nunggu kembalian.
[ Via: liputan6, okezone ]