yoKeepo: Media alternatif untuk yg muda dan kepoyoKeepo



Home / Kini / Berita / 3 Instruksi Mendikbud M Nuh untuk kelancaran Ujian Nasional

3 Instruksi Mendikbud M Nuh untuk kelancaran Ujian Nasional

±Senin, 14 April 2014
3 Instruksi Mendikbud M Nuh untuk kelancaran Ujian Nasional - Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Muhammad Nuh

Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Muhammad Nuh (Foto: satelit9.com)

Mendikbud Mohammad Nuh punya 3 instruksi khusus pada pelaksanaan Ujian Nasional tahun 2014 ini. Itu dikeluarkan untuk memastikan semuanya berjalan tertib dan lancar di SMA/SMK  pelaksana, mulai Senin, 14 Maret 2014.

Pertama, Nuh menginstuksikan supaya siswa peserta ujian nasional jangan membawa perlengkapan apapun selain alat tulis ke dalam ruang ujian. Dia meminta perlengkapan lain yang nggak ada kaitannya sama pelaksanaan UN diamankan di luar ruangan.

Instruksi kedua adalah soal peserta yang ingin ke toilet. Mendibud Mohammad Nuh menegaskan siswa yang ijin ke toilet harus didampingi guru atau pengawas. Tentunya siswa perempuan dikawal pengawas perempuan an begitu juga yang laki-laki didampingi pengawas pria.

Terakhir, dia meminta aparat kepolisian mengenakan kostum sipil. Menurutnya, aparat berseragam, apalagi bersenjata di seputar tempat penyelenggaraan ujian nasional, bisa mempengaruhi psikologis siswa.

"Tetap dipantau sekitar area steril. Aparat kepolisian di luar, nggak di dalam kelas," kata Mendikbud, waktu sidak pelaksanaan UN di SMA 70 Jakarta, Senin 14 April 2014 pagi.

Menurut M Nuh, pembagian naskah soal yang acak untuk masing-masing siswa, bukanlah karena penyelenggara ujian nasional nggak percaya siswa peserta bakal jujur, tapi itu melatih mereka supaya percaya diri.

Ujian Nasional tahun 2014 ini sedikit beda dengan tahun-tahun yang lalu. Soalnya, sekarang UN terintegrasi dengan Perguruan Tinggi (Universitas). Mereka (Perguruan Tinggi) juga dilibatkan di proses pelaksanaannya, terutama dalam menyiapkan materi soal ujian. Proses pembuatan soal mengikuti standar sekolah internasional (Programme for International Student Assessment/PISA). Soal terdiri dari 20 persen soal sulit, 70 persen sedang dan 10 persen mudah. Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) juga sudah menyatakan partisipasinya melakukan pengawasan khusus untuk pelaksanaan UN tahun ini.
[ Via: wikipedia ]