yoKeepo: Media alternatif untuk yg muda dan kepoyoKeepo



Home / Kini / Berita / Pesan Jokowi ke peserta Ujian Nasional SMA: Jujur!

Pesan Jokowi ke peserta Ujian Nasional SMA: Jujur!

±Senin, 14 April 2014
Pesan Jokowi ke peserta Ujian Nasional SMA: Jujur! - Para siswa sedang mengikuti ujian Nasional.

Para siswa sedang mengikuti ujian Nasional. (Foto: setkab.go.id)

Senin, 14 April 2014 ini, siswa kelas 12 tingkat SMA dan SMK seluruh Indonesia mulai mengikuti Ujian Nasional. Khusus para siswa di Jakarta, Gubernur DKI Jokowi punya pesan khusus. Gubernur yang lagi serius mempersiapkan diri bertarung di Pemilu Presiden itu minta siswa mengikuti ujian secara jujur, nggak 'neko-neko'.

Jokowi berharap, siswa nggak melakukan hal-hal yang menyimpang dalam proses UN dan mengerjakan soal dengan apa adanya. Dia mengaku gak pasang target apapun untuk persentase kelulusan. Baginya yang terpenting sekolah-sekolah jangan mengajari siswanya melakukan praktek curang atau menyimpang untuk mengejar target lulus 100 persen.

Soal kemungkinan kecurangan, kata Jokowi, dia belum dapat laporan apapun mengenai hal itu. Malah dia berharap nggak ada laporan curang sampai Ujian Nasional rampung. "Yang penting ajari siswa berperilaku dan bertindak jujur," kata Calon Presiden PDI Perjuangan itu pada para wartawan di Hotel Bidakara Jakarta, Minggu, 13 April 2014.

Ujian Nasional tahun 2014 ini sedikit beda dengan tahun-tahun yang lalu. Soalnya, sekarang UN terintegrasi dengan Perguruan Tinggi (Universitas). Mereka (Perguruan Tinggi) juga dilibatkan di proses pelaksanaannya, terutama dalam menyiapkan materi soal ujian. Proses pembuatan soal mengikuti standar sekolah internasional (Programme for International Student Assessment/PISA). Isinya, 20 persen soal sulit, 70 persen sedang dan 10 persen mudah.

Universitas juga dilibatkan untuk mengawasi pelaksanaan UN. Di DKI Jakarta misalnya, pengawasan Ujian Nasional dilakukan oleh Universitas Negeri Jakarta (UNJ) menggandeng sejumlah perguruan tinggi yang ada di seputaran Jakarta. Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) juga sudah menyatakan partisipasinya melakukan pengawasan khusus untuk pelaksanaan UN tahun ini. Pengawasan ini untuk menjamin pemenuhan hak anak-anak mengikuti Ujian nasional. Termasuk juga memastikan mereka bisa mengikuti UN dengan aman, tenang dan tanpa tekanan.
[ Via: wikipedia ]