yoKeepo: Media alternatif untuk yg muda dan kepoyoKeepo



Home / Lagak / Wahyu Setyo Budiwan: Gagal jadi 'tukang' rontgen, mantap di hotel

Wahyu Setyo Budiwan: Gagal jadi 'tukang' rontgen, mantap di hotel

±Minggu, 13 April 2014
Wahyu Setyo Budiwan: Gagal jadi 'tukang' rontgen, mantap di hotel - Executive Assistant Manager Quest Hotel Semarang, Wahyu Setyo Budiwan.

Executive Assistant Manager Quest Hotel Semarang, Wahyu Setyo Budiwan. (Foto: yokeepo.com/aldy)

Nggak semua orang punya jalan hidup 'lempeng'. Sekolah SD sampai kuliah, kemudian berkarir sesuai ijazah. Banyak juga orang yang justru sukses karena jalan hidup nggak sesuai rencana. Executive Assistant Manager Quest Hotel Semarang, Wahyu Setyo Budiwan, salah satunya.

Manusia berencana, Tuhan berkehendak. Harus diyakini, apapun kehendakNYA pasti terbaik untuk manusia. Hingga sepuluh tahun lalu, Wahyu Setyo Budiwan nggak pernah ngebayangin bakal berkarir di industri hotel. Tamat SMA, dia lanjut ke Program Studi Teknik Rontgen di STIKES Widya Husada Semarang. Yang kepikir adalah jadi Radiografer.

Ternyata nyari pekerjaan sesuai profesi setelah kelar kuliah, susah juga. Sambil cari-cari yang cocok, dia mencoba berbagai pekerjaan. Nggak hanya di tanah kelahirannya, Semarang. Dia merantau sampai ke Sumatera. "Saya biasa nargetin diri sendiri, misalnya ke depan harus mencapai apa, atau mewujudkan apa," kata Wahyu.

Sekian lama berkutat dengan ternak ayam dan pohon-pohon karet di daerah Riau, ia kembali ke Semarang. Baru saja sampai, panggilan bekerja untuk kantor cabang sebuah pabrik rokok di Pekanbaru, Riau, memanggil. "Saya gak berangkat, biaya perjalanan Semarang-Riau gak murah. Bukan rejeki saya kali," cerita mantan Director of Sales and Marketing Best Western Star Hotel Semarang ini.

November 2004, Wahyu coba-coba melamar ke Hotel Santika Premiere Semarang. Berbekal pengetahuan minimalis, dia beranikan diri terjun ke dunia perhotelan. Laki-laki kelahiran 1 Mei 1979 ini, awalnya agak canggung karena merasa bukan bidangnya. Tekad yang kuat membuatnya bisa ngejalanin pekerjaan itu.

Dari Santika, dia mencari pengalaman baru ke sejumlah hotel. Di Balikpapan, Kalimantan Timur, di Kota Bogor, Jawa Barat, sampai mutusin balik ke Semarang supaya dekat keluarga. "Pekerjaan saya jalankan dengan semangat tinggi, kalau punya semangat kerja pasti hasilnya memuaskan," ujar Wahyu yang baru sebulan pindah ke Quest Hotel Semarang.

Sepuluh tahun di industri hotel, Wahyu Setyo Budiwan menemukan keasyikan tersendiri. Bertemu ragam perilaku orang, dari yang baik sampai kurang sopan, juga bermacam jenis tamu. "Mulai yang nginep di hotel bayar sendiri sampai yang dibayarin orang, tapi nggak boleh bedain. Sudah tanggung jawab kita memberi layanan terbaik supaya betah menginap," kata Wahyu.

Ngomong-ngomong, punya target apa lagi dalam waktu dekat? "Hahaha… Itu rahasia pribadi, yang jelas sih jadi suami siaga menunggu anak ketiga lahir, perkiraan 2 Mei nanti, dekat ultah bapaknya," beber Wahyu sambil tertawa. Oke deh Bapak, selamat ya, semoga lancar dan sehat!
[ Via: linkedin, questhotels ]