yoKeepo: Media alternatif untuk yg muda dan kepoyoKeepo



Home / Lagak / Wisata / 'Lem' Papeda plus Ikan Kuah Kuning: Mantapnya kuliner Ambon

'Lem' Papeda plus Ikan Kuah Kuning: Mantapnya kuliner Ambon

±Selasa, 01 April 2014
'Lem' Papeda plus Ikan Kuah Kuning: Mantapnya kuliner Ambon - Papeda berpadu dengan Ikan Kuah Kuning, Gurih!

Papeda berpadu dengan Ikan Kuah Kuning, Gurih! (Foto: Pracoyo)

Pernah dengar Papeda? Papeda adalah kuliner Ambon, Maluku tapi juga ada di Papua. Sebagai makanan pokok yang terbuat dari sagu, Papeda menjadi makanan favorit penduduk asli maupun para traveller yang berkunjung ke kawasan Indonesia timur itu. Tahu bentuk lem kan? Seperti itulah Papeda kira-kira. Ketika bertugas ke Ambon, saya berkesempatan menikmatinya.

Sehabis menunaikan tugas 'negara' dari perusahaan, Ibu Nor Wemay, seorang rekan kerja yang asli Ambon Manise mengajak saya makan siang bareng. "Sudah pernah makan Papeda, Pak?" tanyanya di perjalanan.

Belum sempat saya jawab, dia udah ngomong lagi, "Pasti belum! Kan tadi bilang baru pertama kali ke Ambon, jadi mau gak mau saya harus paksa Bapak makan Papeda."

Sebagai traveller yang 'buta' tempat kuliner Ambon dan sekaligus udah ngerasa lapar, saya siap aja. Tanpa pikir panjang Bu Wemay langsung menjatuhkan pilihan di suatu rumah makan di pusat kota asal Glen Fredly ini. Menurut Bu Wemay, Papeda terbuat dari tepung sagu. Penduduk asli Indonesia timur biasanya memperoleh tepung sagu dengan proses yang lumayan merepotkan. Pohon yang bagus untuk dibuat sagu adalah yang berusia sekitar tiga sampai lima tahun. Pohon itu dirubuhkan dan dipotong lalu dibelah. Kemudian supaya sari patinya keluar, bonggolnya diperas. Dari sari pati itulah dihasilkan tepung sagu murni yang siap diolah.

Mengolah tepung sagu agar jadi Papeda sangatlah simple, hanya dicampur air, gula dan garam. Gampangkan? Terus apa enak gitu aja? Nah, untuk menikmatinya, ada kuliner soul-mate nya yang kudu berdampingan. Namanya Ikan Kuah Kuning. Ikan Kuah Kuning adalah kuliner Ambon lainnya yang terbuat dari ikan tongkol dengan bumbu kunyit, jahe dan lain-lain. Lebih nikmat disajikan dengan dengan penambahan daun kemangi, jeruk nipis dan cabe rawit. Gurih!

Terus gimana menyantap 'lem' nya? Ada alat khusus untuk mengambil Papeda dari kuali kecilnya. Dipakai semacam sumpit dari bambu, namanya Gata-Gata. Cara pakainya unik. Benamkan separuh bagian dari sepasang bambu itu ke dalam Papeda lalu di putar-putar, digulung-gulung, angkat. Letakkan dipiring dan makan bersama Ikan Kuah Kuning. Ternyata, hmm…Gurih! Benar-benar 'lem' itu melekat erat di lidah, di hati dan enggak ada tandingannya. Orang Ambon bilang, "Paleng sadap, seng ada lawang!"
[ Via: blogdetik ]


Keepo collections:
Wisata